Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Februari 2015

Pilihan Hidup - Hidup itu Pilihan

Kawan, Tuhan itu Maha Baik

Kalau membuka-buka kembali Medsos yang saya ikuti, terlihat status-status yang saya tulis beberapa tahun lalu isinya berupa curhatan. Mulai dari curhatan sewaktu masih pacaran dengan si "ayah", waktu menjadi merasa orang yang paling sial karena gak berhasil lolos masuk ke BUMN sementara temen-temen deket pada lolos sampe pada curhatan ketika harus terpisah hidup dengan suami.
Apakah saya termasuk orang yang tidak bersyukur?
mungkin.... 

Alhamdulillah yaa Allah... sungguh besar kuasa-Mu...
Benarlah kalau insya Allah semua yang akan kita lakukan karena-Nya, pasti akan ada jalan, ntah itu langsung dikabulkan, atau minggu depan, bulan depan, bahkan tahun-tahun depan. ya,,, semuanya sudah diatur sedemikian indah oleh-Nya.

Tulisan ini saya tulis di meja kerja saya yang baru, genap sudah 27 hari kami (Bunda-Syahdu-Nada) menjadi Rantauers di ibukota negara untuk berkumpul dengan sang Ayah. Saya rela keluar dari zona nyaman saya di Makassar, demi anak-anakku yang masih sangat kecil dan masih sangat membutuhkan kasih sayang lengkap dari kedua orang tuanya. Saya ingin anak saya merasakan apa yang saya rasakan, ingatan yang kuat tentang sosok Ayah, walaupun hanya 10 tahun.

Proses kepindahan yang dilalui pun tidak berjalan dengan mudah, ada konflik batin di sini. Betapa tidak, saya harus memilih antara tetap di Makassar bersama Mama dan Nenek yang sudah sepuh, wanita yang telah melahirkan dan membesarkanku, menyekolahkanku, mendoakanku di setiap doa-doanya atau mengurus kepindahan untuk mengikuti imamku, suamiku, ayah dari anak-anakku. Orang lain yang karenanya akan memudahkanku memasuki Surga-Nya. Rabb....ini pilihan yang sangat sulit...
Setelah melalui doa-doa yang panjang, Allah kemudian membukakan jalan...
Saya memilih untuk mengurus kepindahan, insya Allah ini yang terbaik, saya memilih mengikuti imamku, bukankah Allah menyuruh seorang istri untuk taat pada suaminya? Mama, saya mencintaimu...saya mencintai Rabb-ku, semoga Mama akan mendapatkan surgaNya karena ikhlas dan ridho anak yang dikandung dan dilahirkannya berbakti kepada suaminya.

Semenjak berkumpul seatap dengan Ayah dan anak-anak, di sini lah saya baru benar-benar  merasakan  nikmatnya berumah tangga. Bukan, bukan berarti yang lalu saya tidak bahagia, tapi....ada ketenangan jiwa di sini... kata orang, walaupun cuman makan nasi dengan garam, kalau itu semua dilakukan bersama orang terkasih tetap akan terasa nikmat. Mungkin, ini yang dimaksud dengan "damai, tenang dan tentram dalam cinta dan kasih sayang". Alhamdulillah...

Kita tidak tahu hal ini akan dirasakan berapa lama, saya tidak ingin mengira-ngira, saya hanya ingin dan berdoa semoga bisa bersama dunia akhirat.

luv, 
Bunda



Jumat, 31 Mei 2013

Kutitipkan rindu pada titik air hujan malam ini,
biarkan airnya mengalir hingga menyatu dengan air suci wudhu sholat malammu

Kutitipkan rindu pada tiap detik jam di kamar yang menjadi saksi betapa damainya kau kudekap

Kutitipkan rindu ini pada lirih do'a, 
merdu suara dzikir dan titik air di sela hangat mata...
agar Dia tahu asa membuncah untuk sekejap perjumpaan

_Yodi Saputra_

Kamis, 30 Mei 2013

90 % hayo kita come on ke shanghai

buzzzzzzzzzzzzzzzzz.....terdengar suara sms dr hp bunda, hey siapa dia? berharap bukan iklan promo dr telko*sel ataupun kartu kredit B*I, sebel aja dong udah buru-buru bangkit dari tempat tidur buat liatin hp dan pas dibuka ternyata iklan promo. ahey, ini sms dari Mr. Hasrul, rekanan yang akan menemani kami selama di Shanghai. Katanya Visa nya dah kelar, tiket jkt-shanghai juga sudah diissued, nah sekarang tinggal nunggu SPPD resmi dari GM kami. Langsung aja pas tiba di kantor Bunda samperin bagian umum untuk dibuatin SPPD, gak lama kemudian lembarnya sudah ditandatangani. Sesegera mungkin Bunda email ke rekanannya. 

Lantas, dengan segala kesiapan itu, apakah Bunda sudah punya cukup alasan kuat untuk bergembira karena nyaris fix ke cina nya? nooooo.....hey, I'm pregnant!!! usia kandungan masih sangat muda, masih diperlukan kehati-hatian ekstra, gak boleh capek, gak boleh makan makanan sembarangan, gak boleh kelaperan (ini mah walopun gak pregnant :D) dan masih banyak pantangan lainnya.

Berdua Ayah sepakat buat memeriksakan kandungan setelah pulang dari walimahan teman Lazertwati kami Puyo, kebetulan hari itu hari Sabtu, sialnya gak ada satupun dokter kandungan yang buka praktek. huffft....yap...hari itu bertepatan dengan tanggal merah kalender, jadi semuanya pada libur. ya udah, biar bunda ke dokternya senin aja setelah pulang kantor.

Dengan menitipkan Syahdu di Mama, bunda ke RS. Grestellina untuk memeriksakan kandungan, ternyata yang ada cuman dokter pengganti, bukan dokter yang selama ini kami konsul sewaktu hamil Syahdu. ga papa deh...

Kehamilan sudah di minggu ke-6 menurut perhitungan dokter. sudah terlihat kantong kandung yang di dalamnya sudah ada berupa titik...hhihihi....itu bakal calon adiknya Syahdu, baby boy dok? dokternya tertawa,,,sabar ya....belum ketahuan. cewek cowok gapapa deh, tp kalo boleh memilih sih pengennya cowok :p. Sambil USG bunda nanyain tentang nursing while pregnant, agak kecewa sih mendengar jawabannya yang mengarah-arah ke "gak usahlah....udah gede kan si kakaknya"....dengan diperhalus hati-hati ya ama kontraksi. Untuk hal yang satu ini, Bunda niat tekad bulat selama kandungan baik2 saja, kuat, akan tetap menyusui Syahdu sampai....ya sampai kita lihat selanjutnya :p. okeh bunda langsung aja nanyain lagi tentang perjalanan dengan menggunakan pesawat, so far sih gak masalah, tapi ya itu....jangan sampai kecapean...oke bu dokter, terima kasih ya...pulang dari RS bawa oleh-oleh vitamin yang sama sewaktu hamil Syahdu dulu :)

Bunda juga sudah googling berbagai tips untuk yang hamil muda jikalau bepergian dengan menggunakan pesawat. here it is:

 makasih ya emak-emak di atas atas sharingnya. 
yey....dedek....jangan rewel ya di dalam sono....kita ke cina niiih

Rabu, 22 Mei 2013

ROTASI PEKERJAAN, perlukah?



Jika ada yang menanyakan pertanyaan itu ke saya, maka jawaban saya secara langsung adalah perlu, sebagai contoh sebuah mesin generator pembangkit yang bekerja secara terus menerus menghasilkan energi listrik. Daya yang dihasilkan tentu saja tidak serta merta tercipta, ada proses di dalamnya. Salah satu teori yang pernah saya dapatkan dalam mata kuliah mesin-mesin listrik menyatakan bahwa seberapapun besarnya arus penguatan yang diberikan pada suatu medan, maka tegangan yang akan dihasilkan akan mencapai titik jenuhnya, karena dipole-dipole pada medan magnet tersebut telah tersearahkan semua, biasa disebut titik saturasi. Ehm, saya bukan ahli mesin pun ahli listrik, saya tidak akan membicarakan lebih detail mengenai mesin-mesin ini. Saya hanya ingat pelajaran IPA semasa Sekolah Dasar dulu tentang energi dan perpindahannya. Rotor yang berputar pada mesin secara terus menerus akan menimbulkan suatu energi panas. energi panas yang berlebihan ini akan mengganggu performa dari mesin itu sendiri, bahasa kerennya energy panas ini merupakan rugi-rugi yang dalam perjalanannya jika melebihi batas dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

Saya hanya ingin membandingkan mesin tersebut dengan manusia, jika pada mesin yang kerjanya sudah disetting itu-itu saja membutuhkan maintenance rutin bahkan overhaul,  bagaimana dengan manusia yang diberi tugas dan wewenang yang sama setiap harinya. Apa gak bosen tuh otaknya dipake untuk urusan yang itu-itu saja? Emang sih jawabannya dikembalikan ke pribadi masing-masing. 

Menurut dra. Tuti Indra Fauziansyah, M.Si, seorang psikolog dan konsultan karir, bosan bisa saja timbul karena tidak ada variasi dalam menyelesaikan pekerjaan, atau bisa jadi karena kita sudah mendapatkan apa yang kita impikan, sehingga kita tidak tertantang lagi. Sementara menurut Dewi Minangsari dari curhat.com, bosan bisa juga terjadi karena kita melupakan beberapa aspek dalam diri kita. Kita terus menerus fokus dengan dengan tuntutan yang tinggi, mencapai target, hingga melupakan diri. Selain itu, bosan bisa timbul akibat pekerjaan dilakukan hanya sebagai kebiasaan alias rutinitas.

Apa efek yang ditimbulkan dari bosan ini? Seseorang yang dalam keadaan bosan akan sulit bergembira, kurang konsentrasi, tidak berenerjik, merasa tertekan dan untuk tingkat yang lebih parah bisa menimbulkan stress. Saya sering membaca buku-buku fiksi thriller karangan Agatha Christie, dimana kebanyakan pembunuhan dilakukan oleh orang yang sama sekali tak disangka, ciri-cirinya sama dengan orang yang teradiasi efek bosan.hahahaha…
Saya belum tahu pasti, secara psikologi adakah penelitian mengenai seberapa lama atau seberapa sering otak manusia sebaiknya digunakan untuk hal yang itu-itu saja. Saya juga belum faham dengan manajemen SDM yang diterapkan di perusahaan tempat saya bekerja, yang jelas selama tiga tahun saya mendapatkan SK selama itu pula sudah 3 kali perubahan nama jabatan saya terima, akan tetapi tidak dibarengi oleh perubahan bagian, apalagi perubahan jobdesk.


Tentu saja saya tidak ingin berlarut-larut dengan kebosanan, banyak cara untuk mendapatkan variasi hidup agar tidak terkungkung dalam kebosanan, perluas wawasan dengan menjelajah dunia maya, menyalurkan dan mengembangkan hobi, mencari hiburan yang tepat, masih banyak yang lainnya…sederhananya bersabar dan bersyukur, lihat para jobseeker yang kesana kemari membawa map tapi tak ada satu perusahaanpun yang menerima, pulang dan lihatlah anak-anakmu yang bergerak lincah dengan segala tingkah lucunya, pulang dan lihatlah anak-anakmu yang dalam keadaan tidur lelapnya, ada damai di sana…bersyukurlah dan apapun akan terasa ringan jika diniatkan sebagai ibadah. *selfnote

Selasa, 21 Mei 2013

Thank You for Loving Me

Thanks for being my teacher
Thanks for being my partner
Thanks for being my brother
Thanks for being my source of happiness
Thanks for being my soulmate
Thanks for being my leader
Thanks for being my reminder
Thanks for being my guide
Thanks for being my supporter


Sorry, I can't be perfect but I try to do my best
Thank you for loving me


source: merdeka.com


"Bund...ga semata2 Allah jodohkan kita klau bukan untuk saling melengkapi..."

_yodi saputra_

Rabu, 15 Mei 2013

Go overseas for the first time


Siapa yang gak pengen ke luar negeri? Woho, sejak kecil bunda pernah bercita-cita bisa kuliah di luar negeri, waktu itu cita-citanya kuliah di Singapura. Biar gak terlalu jauh kalo mau pulang.  Namun alih-alih ke Singapura, kuliah di pulau Jawa pun gak tercapai. Yap sudah digaris tangankan bunda kuliah di Makassar  dan bertemu pangeran tampan.aih aih….Nah, sampe setua ini bunda belum pernah ketiban rejeki buat ke luar negeri, huhuhu…padahal pengen,,,pake banget. Sampai suatu pagi, temen kantor bunda (yang juga temen kuliah = darwis = suami Erika yang juga temen kuliah > I’ve told about them here) datang ke ruang kerja sambil membawa surat, yang belakangan bunda sebut dengan surat sakti (bukan sakti pandarman = kakak tampan), kenapa sakti? Karena di surat itu tertulis nama bunda untuk ikut Factory Acceptance Test material insulator di Sanghai,eh Sanghai atau Shanghai sih?ya, itulah…ke China kita come oooooonn.
Bersamaan dgn itu, seketika terlintas bayangan Syahdu. Nanti kalo bunda pergi seminggu siapa yang jagain, kasihan Mama Gode di usia rentanya masih aja disusahin ama urusan jagain cucu. Oke, selama ini kalau bunda ngantor Syahdu di handle ama Mama Gode, tapi jam istirahat bunda pulang untuk sekedar memberikan sedikit istirahat siang ke Mama trus ngantor lagi dan pulang kantor ontime ato paling enggak jam 5 dah di rmh, kebetulan rumah deket kantor. Tapi kalo bunda pergi seminggu, apa iya Mama bisa handle Syahdu? Siangnya bunda certain ke Mama perihal ke China, she said she’s fine….she can handle Syahdu in her hand, Syahdu will ke ok, banyak stok ASIP kok di freezer, lagian kan Syahdu anaknya gak rewel2 amat dan mamamnya gak sulit. Whatsapan ama ayah, ayah oke2 saja awalnya. Asal Syahdu dan Mama oke. Hm….urus passport sajalah, nanti kita lihat kedepan bagaimana-bagaimananya.
Olala, ternyata KTP bunda masa berlakunya habis, jadi pertama yang mesti diurusin adalah KTP, maunya nanti masuk di KK ayah, ayah sebagai Kepala Keluarga, jd mesti buat e-KTP di Jakarta yang berarti mesti ngurus surat pindah dari Makassar.hm,,,langkah untuk pembuatan passport masih jauh, apa ini suatu pertanda belum diijinkan ke luar negeri ???
Beberapa hari kemudian, surat pindah Bunda jadi, tinggal kirim ke Jakarta dan nunggu panggilan foto untuk e-KTP. Seminggu kemudian dapat info dari ayah kalo Bunda sdh bisa foto. Cek tiket, harga oke, ngajuin cuti sehari, kemudian berangkatlah Bunda berdua Syahdu ke Jakarta (Syahdu’s 9th flight, no drama…uh sorry, a little bit, tp itu karena ngantuk aja sih, selebihnya bobo pules les sampe ktemu ayah).


9th flight, seneng mo ktemu ayah


Esoknya ke kelurahan buat foto, Syahdu dititipin di nenek ama engkong. Hanya sebentar ngantri, tiba giliran bunda. Pertama-tama nanya2 biodata, abis itu petugasnya nginput-input di komputer, trus scan jempol kanan-kiri, tiga jari tengah kanan-kiri, telapak samping tangan kanan-kiri, scan mata, tanda tangan dan terakhir foto. Bunda udah pose dong, dengan harapan menepis anggapan bahwa semua foto di KTP gak ada yang cantik, bunda menargetkan setidaknya good lookinglah dengan sedikit tarikan  senyum dan mata di belo’2in, petugasnya ngejepret kamera kemudian menghadap ke komputer lagi, menunggu semenit,,,2 menit,,,,3 menit,,,,dan hampir 30 menit lalu petugasnya ngomong : “error mbak, kita coba ntar sore deh, kalo nggak, sebelum tanggal 24 Mei mbaknya dtg lagi buat di data” hoalaaah…batinku: mahal bener KTPku ini, PP Mks-Jkt, cuti dari kerjaan sehari, Syahdu pake diajak2 (kan Syahdu capek juga tuh PP).oke, speechless…sementara ini bunda tanpa identitas, tiba-tiba petugasnya ngomong sementara pake aja KTP biasa, menunggu e-KTP, tp blm bisa hari ini karena bapaknya yang tandatangan gak di tempat. Malemnya bertiga ayah dan Syahdu kita pulang ke Makassar tanpa membawa selembar KTP… Apakah ini tanda2 bahwa semakin batal buat ke luar negeri?

@lounge soetta, menuju makassar

Di kantor teman2 se tim yang juga akan ke Sanghai ternyata udah punya passport masing2. Tinggal bunda yang belum. Dengan pura2 santai bunda jawab aja: “ tenang,,,,lagi diurusin, sebentar lagi kok, lagian balasan dari Kantor Pusat jg belum ada”.fyuh….
Beberapa hari kemudian, ayah ngirim scanan KTP sementara, Alhamdulillah….but wait, KKnya mana? Mesti nunggu lagi sekitaran seminggu. Yang artinya, seminggu kemudian baru bisa ngurus passport…sabar….



Suatu malam, ayah bunda telponan, sampai pada pembicaraan mengenai Kartu Keluarga yang tak juga selesai, disitu ayah tiba-tiba ngomong: “Bund, boleh gak Bunda gak usah ikut dulu ke China?”, bunda menanyakan alasannya, ayah jawab kalau pergi ke sana gak worth it, actually ayah mikirin Syahdu yang bakal ditinggal seminggu. Hm….bunda jg sih, besok deh ngomong ke Darwis bisa gak nama Bunda diganti ama yang laen. Bunda merasa perjalanan ke luar negeri semakin jauh dari mata.
Besoknya bunda sampein masalahnya ke Darwis, mumpung dari pusat belom ada jawaban. Beberapa menit kemudian, Darwis ke ruangan kerja bunda sambil membawa surat balasan dari kantor pusat yang sudah ditandatangani Kepala Divisi. Di dalamnya nama bunda sudah disetujuin buat berangkat. Ok, let’s make a decision. Telponin ayah, dan ayah setuju (*denganberathatitentunyamelepasistritercintanyakenegeriseberang).

Keesokan harinya KK dah kelar, hubungin calo buat bikinin passport *jalurcepat, bayar 500rb paling lambat 4 hari kerja, berkas dijemput di kantor. Bunda sih maunya ngurus sendiri, tp karena beberapa pertimbangan, pertama kantor imigrasinya jauh dari rumah, sekitaran 20km. bunda males dong naek motor sendirian kesana buat nganterin berkas. Kedua kalaupun naek taksi, ke kantor imigrasi bisa sampai 3kali bolak balik. Nganterin berkas-foto-ngambil passport jadi.  Itu kalo semuanya lancar jaya, kalo ada yang ketinggalan?hayo coba itung ongkos taksi totalnya berapa kalau setiap naik bayarnya 60rb, jadi total2 nya bisa sama dengan kalo melalui jalur cepat belum lagi pertimbangan waktu, mesti bolos kerja, apalagi jika terjebak macet :D
Benar saja, setelah 4hr kerja passport pun jadi, giliran berkas semua udah terkumpul, dari pihak rekanan belum action jg ternyata ngurusin visa, hadeuuuuh ini jadi gak sih kita berangkatnya??? Dan sampai tulisan ini Bunda posting belum ada kejelasan kapan kami berangkat. Hikmah yang bisa diambil mungkin Bunda masih diberi kesempatan buat nyetok ASIP Syahdu banyak2 :D



Kamis, 02 Mei 2013

tolitoli oh tolitoli

Kalo saya ditanya, "asal mana?" bingung...ya,,,kadang jawab Makassar, Soppeng juga Tolitoli. Nah asal daerah yg saya sebutin terakhir ini yang akan saya bicarakan. Menurut tante wikipedia :

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Kabupaten Tolitoli atau Toli-Toli adalah salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Tolitoli. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 4.079.6 km² dan berpenduduk sebanyak 173.840 jiwa (2000). Kabupaten Tolitoli sebelumnya bernama Kabupaten Buol Tolitoli, namun pada tahun 2000 berdasarkan UU No. 51 Tahun 1999 daerah ini dimekarkan menjadi dua kabupaten yaitu Kabupaten Tolitoli sebagai kabupaten induk, dan Kabupaten Buol sebagai kabupaten hasil pemekaran.

Sejarah 

Nama Tolitoli berasal dari kata Totolu, yang berarti Tiga. Bangsa Tolitoli berasal dari 3 manusia kahyangan yang menjelma ke bumi melalui Olisan Bulan (Bambu Emas), Bumbung Lanjat (Puncak Pohon Langsat), dan Ue Saka (Sejenis Rotan), jelmaan Olisan Bulan dikenal sebagai Tau Dei Baolan atau Tamadika Baolan, yang menjelma melalu Ue Saka yang dikenal sebagai Tau Dei Galang atau Tamadika Dei Galang. Sedangkan seorang putri yang menjelma sebagai Bumbung Lanjat dikenal sebagai Boki Bulan.

Kemudian nama Totolu berubah menjadi tontoli sebagaiman tertulis dalam Lange-Contrack 5 Juli 1858 yang ditandatangi pihak Belanda anatara Dirk Francois dengan Raja Bantilan Syaifuddin. Tahun 1918 berubah menjadi Tolitoli seperti terlihat dalam penulisan Korte Verklaring yang ditandatangani Raja Haji Mohammad Ali dengan pemerintah Belanda yang berpusat di Nalu.

Bahasa yang dipakai sehari-hari adalah Bahasa Geiga. Bahasa ini menurut Ahli Bahasa AC Kruyt dan DR Adriani termasuk dalam kelompok Bahasa Tomini, yang daerah sebarnya antara Desa Towera didaerah Kabupaten Donggala sampai dengan Desa Molosipat diperbatasan Gorontalo.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

wah, sy yang lahir dan besar disana sj baru tahu sejarahnya :D :D :D....
jadi kangen kota kecil ini, terakhir pulang sewaktu masa prajab 2009, banyak kenangan indah masa kecil disana, makanan yang enak2 apalagi seafood yang selalu suegeeeeer...mie basahnya, memang siy yang jualan bukanlah penduduk asli sono, tp untuk mie kok ya rasanya beda bener dengan di kota2 laen yg pernah sy kunjungi (mereka byasanya homemade, jd fresh from the oven). tentang pemandangan alam dan wisata bahari, Tolitoli gak kalah lho dengan yang laen apalagi buat yg gemar diving, lihat nih masih perawan banget kan.... : 
Pulau Dolangan
Pulau Lutungan
Jembatan Susumbolan


gambar bisa dilihat di sini , di sini dan di sini




Keep spirit on writing guys !!!!

Wohoyyy ngintip blog lg neh. Trakhir posting ketika syahdu berumur 7 bln. Skrg syahdu dah staon sebulan lebih empat hari. Berarti yaaaa kurang lebih setengah tahunanlah ga bagi2 crita. Ntah knapa yo...maybe krn being a  mom menjadikan waktu 24 jam sehari itu begitu berharga. Klopun ada wkt senggang yaaa mending dpke buat maen ama Syahdu ku. Ah...anak itu skrg tambah lincah...ada2 aja tingkahnya yg ngegemesin

Okeh balik lg knp bunda semangat buat ngeposting dsini. Jd critanya bbrapa hari ini bunda kurang (*baca: gak ada) kerjaan di kntor. Iseng2 baca2 kembali blog ayah
di sini trus iseng2 lg promosiin blog ayah ke kk tampan dan adik2 cantik (kita sebut sj perkosa lover)
Eternyata perkosa lovers jd nya bersemangat jg buat nulis di blog. Dan mulai hari ini blog ini resmi dilihat oleh orang laen slaen bunda.qiqiqiqi....soalnya malu...pemilihan katanya yg agak2 aneh bin ajaib ketika dibaca cukup sakti untuk membuat tersenyum datar....ah sudahlah....tak perlu malu lah klo sama mereka mah :p
Alhamdulillahnya lagi mulai hari ini kk mpan sakti pandarman mulai merilis blognya di sini buat adek2 cantik e' and mimin ditunggu jg yo blognya :d biar bunda syahdu semangat jg nulis........yeyeye....welcome me and you di tulis menulis. Tutup mata tutup telinga....write what your feel inside guys :)


Jumat, 20 Juli 2012

Marhaban yaa Ramadhan 1433H

Marhaban yaa Ramadhan 1433H,
Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda dengan kehadiran sosokmu my Syahdu Raskhamahiva Saputra. Di rumah kecil kita, besok insya Allah bunda akan sahur bersama Ayah, Mama Gode dan Pungaji. Semoga tahun ini bunda bisa menjalankan ibadah puasa ya Nak. Meskipun sambil tetap  menjalankan kewajiban bunda terhadapmu, tetap memberikanmu ASI.

Hari ini di rumah kita Mama Gode sudah memulai puasa ramadhannya, tidak masalah anakku, perbedaan dalam satu atap, jangan menjadikannya suatu masalah besar, masing-masing punya dalil. Nah, untuk yang satu ini, Bunda memilih untuk mengikuti Ayah yang memutuskan untuk mengikuti keputusan Pemerintah. Lihat nak, betapa besar tanggung jawab sebagai "pemerintah", sementara di luar sana banyak yang berlomba-lomba untuk duduk di pemerintahan. Satu pesan bunda, jangan berhenti belajar anakku...

Anakku Syahdu, hari ini usiamu 3 bulan 23 hari, Bunda berharap kelak kita bisa sama-sama sahur, puasa , buka puasa, tarwih...tak sabar menunggu Ramadhan itu... dan tentunya Ayah sebagai imam sudah ditugaskan untuk berkantor di sini, di kota ini, dengan kita.

Merindu Aji di Ramadhan ini, 1433H

Seperti pagi biasanya, kubuka Timeline dan hari ini TL ku sebagian besar diisi oleh Uztad Felix Siauw. Iseng kubuka bio beliau, nemu dan menjelajah di web nya. Ada sebuah tulisan yang membuat sy terharu dan ingin posting disini....

Abi Kepada Anak-anaknya 29 Mei 2032

1. masih tersimpan imaji wajahmu di dinding kamarku | tak pernah kupercaya bahwa pernah kau semungil itu
2. sekarang kau telah tumbuh dengan ambisi yang besar | tinggi untuk digapai juga rentan tuk terkapar
3. dulu, engkau selalu memerlukanku dalam segala hal | namun sekarang engkau berdiri diatas kedua kakimu dan lakukan semua hal
4. dulu, namaku kau sebut saat kau meminta apapun | namun sekarang kau punya teman seluruh dunia yang siap membantu kapanpun
5. tapi, bila langitmu suatu saat runtuh, dan tiada siapapun yang tersisa | tengoklah kebelakangmu anakku, bersamaku engkau terasa
6. kemanapun pengembaraanmu, tengoklah anakku, kebelakangmu | dan ingatlah, kau takkan pernah sendiri, Abi selalu mendukungmu
7. aku selalu berpesan kepadamu, bahwa cinta yang sejati adalah mencintai Allahmu | dan jangan pernah lupakan hal itu
8. dan bila engkau menjaga hatimu agar selalu pada-Nya | sesal dan sedih, maka engkau akan selalu jauh dari mereka semuanya
9. engkau dapat melaju terbang setinggi langit anakku, sejauh yang mampu engkau pandang | namun ingat bumi akan selalu menarikmu datang
10. ada satu masa engkau akan merasa bahwa dunia adalah milikmu seorang | namun ingatlah bahwa semua yang fana pasti akan hilang
11. akan pula kau temukan masa dimana kau berjalan melawan arus dunia | dihempaskan arus kekejian, merasa putus dari karunia
12. bila seakan tak ada lagi harapan yang bisa kau saksikan | tengoklah di balik punggungmu, anakku, disana dirimu aku nantikan
13. sejauh apapun kesalahanmu, tengoklah anakku, dibalik punggungmu | aku akan menerimamu dengan pelukan terbaikku
14. aku tak bisa bersamamu selama-lamanya, ada waktunya aku akan pergi | atau engkau yang akan lebih dulu pergi
15. aku akan berat melepasmu bila tiba masa itu | katakan padaku saat itu dengan manis “Abi, saatnya bagiku membina hidupku”
16. aku tak bisa menahanmu dari mencintai, aku tak dapat menahanmu saat tiba waktu kau pergi | Demi Allah, lakukan dengan ridha Rabbii

Abi Kepada Anak-anaknya 29 Mei 2032
@felixsiauw
 dapat dilihat disini


Senin, 07 November 2011

lama tak bersua, kawan (kabar baru yg berhasil tertuang)

setaon lebih gak mengunjungi blog ini, ah,,, banyak kisah terlewatkan yang belum sempat di posting disini. saat ini saya tidak mampu menuangkan perasaan  dalam untaian kata-kata. baiklah saya akan mencoba mengekspresikannya, walaupun sebenarnya percayalah kawan, apa yg kau baca disini masih jaaaaaaaaaaaaaauh dari perasaan saya sesungguhnya.

hari itu ahad, 24 April 2011...
tahukah kau kawan, impian kami 5 tahun lalu terwujud. dengan mahar seperangkat alat sholat dan uang senilai Rp. 24.411,- dia (yang selanjutnya kupanggil AYAH)  mengucapkan sumpah sehidup semati bersamaku atas nama Allah SWT. jangan kau tanya bagaimana kami bisa melaluinya kawan, ini sungguh tidak mudah.... lika liku perjalanan "rasa sayang" kami dalam kurun waktu 5 tahun...ah sudahlah....tak pantas untuk dikenang. dari sini saya benar-benar sadar, bahwa Allah bersama orang yang sabar dan berusaha.wujud syukur kami rayakan bersama kawan dan kerabat di gedung balai sidang '45 tanggal 25 Juni 2011.
24 april 2011


25 Juni 2011

hari itu sabtu, di bulan agustus 2011...
beberapa hari sebelumnya, melakukan test pack setelah telat datang bulan. tahukah kau kawan, terdapat dua garis merah!!! meski yang satunya cenderung kabur. ragu akan hasil tersebut, saya mencoba dengan test pack merk lainnya, ucap syukur yang tak terhingga ketika melihat kembali dua garis merah itu.
jumat malam ayah datang, keesokan harinya berdua kami meyakinkan diri kami bahwa sebentar lagi kami akan mempunyai seorang anak dengan mendatangi sebuah rumah sakit ibu dan anak. tahukah kau kawan, kami sangat berbahagia!!! (entah bagaimana mengekspresikannya)

kantong tempat dedek berkembang, dedeknya blm kliatan


dan lihatlah hari ini kawan,
saya menikmati setiap kedutan dari dalam perut saya, usianya memasuki minggu ke-20. kelak kau membaca ini nak, ketahuilah bahwa kami : ayah dan bunda mu sangat menyayangimu...semoga menjadi anak yang sholeh / sholehah, menjadi amalan yang tak terputus bagi ayah bunda, bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain, sehat selalu, cerdas dalam berpikir dan bertindak, rejeki mengalir tak putusnya dan kau gunakan buat kemaslahatan umat...

tahukah kau kawan, saya sangat bersyukur dengan apa yang saya punya hari ini. cita-cita selanjutnya adalah bisa seatap dengan ayah, berkumpul,,,melihat dan membesarkan bersama tumbuh kembang si dede'...menghasilkan pejuang-pejuang Allah. Amiiiiin yaaa Rabb.
bukankah kawan, Allah senantiasa bersama orang-orang yang bersyukur dan berusaha.



Minggu, 21 Februari 2010

laki-laki pertama dalam hidupku (Aji)

"Lin,ini uang jajan slama Aji dan Mama di Lingadan nak", kuambil uang yang disodorkan dan kusalami tangannya, kemudian dia mencium ubun-ubunku seperti biasa jika saya hendak berangkat sekolah, saya berbalik dan kukayuh sepedaku menuju sekolah. Saat itu Tolitoli musim panen cengkeh, saya dititipkan di rumah tanteku. Jika panen tiba, maka kedua orang tuaku turun tangan langsung mengurusi proses panen mulai dari pemetikan sampai pada penjemuran cengkeh tersebut, sehingga dibutuhkan waktu 2-3 bulan hingga proses selesai. Lahan / Gunung kami terletak di 60km dari pusat kota Tolitoli, sehingga mereka tinggal disana dan ke kota hanya jika ingin membeli keperluan sehari-hari. Hari itu giliran Aji yang "turun gunung" membeli perlengkapan.
Beberapa hari kemudian, tepatnya hari Senin, tanggal 4 September 1995 Mama datang ke rumah tante, wajahnya pucat, dan menceritakan bahwa perasaannya tak enak tiba-tiba saat makan sop udang hasil dari tangkapan Aji tadi siang, Aji mengatakan mungkin Mama sedang alergi udang karena terlalu sering memakannya, dan menyuruh Mama agar beristirahat dulu ke kota. Karena merasa Aji baik-baik saja untuk ditinggal mengurusi semuanya,,maka Mama memutuskan untuk ke kota. Jarak dari lahan ke jalan raya untuk mendapatkan angkutan umum adalah sekitar 3km. Di perjalanan, Mama beberapa kali terpeleset dan merasa sangat pusing, mungkin ini yang disebut "firasat" seorang istri.
Sekitar pukul 03.30 dini hari saya melihat Aji menciumku dalam tidur dan samar-samar terdengar suara motornya, dan sayapun terbangun bersamaan dengan Mama yang tiba-tiba bangkit dari tempat tidur dan segera membuka pintu, dan sebelum sepatah katapun keluar dari lidah om ku yang masih di depan pintu, Mama telah menduluani bertanya "meninggal ki Aji?", om mengangguk lesu...inna lillahi wa inna ilaihi roji'un...
Aji meninggal karena serangan jantung, beberapa jam sebelumnya Aji sempat bersenda gurau dengan karyawan-karyawannya, sempat menari-nari diiringi lagu dangdut untuk menghidupkan suasana orang-orang yang sedang memisahkan buah cengkeh dari tangkainya (kami menyebutnya kegiatan ma'cude)...
Aji orang yang humoris, selalu ingin membuat semuanya tersenyum. Seingatku, saya tidak pernah sekalipun mendengar aji mengeluarkan kata-kata kasar dan bersuara keras. Kalau ada sesuatu yang tidak berkenan di hatinya, maka beliau diam. Dengan sekali lirikan matanya saja, saya sudah takut dibuatnya,,,
Berikut beberapa kisah saya bersama beliau yang paling membekas :

Saya mempunyai kebiasaan membaca buku-buku cerita yang saya pinjam dari perpustakaan sekolah, pernah suatu saat saya asyik membaca, tiba-tiba Aji berkata "Nak, rajin sekali ki membaca kuliat. Tapi lebih bagus lagi kalau diseimbangkan dengan baca Al-qur'an, semenjak khatam ki tidak pernah mi kudengar ki membaca Al-qur'an.",,,sungguh kata-kata yang tidak akan pernah kulupakan,,,

Rumah kami terdiri atas dua lantai, kamar kami terletak di lantai atas sedangkan kamar mandi di lantai bawah. Setiap adzan subuh, Aji masuk ke kamar saya dan dengan sabar membangunkan saya untuk membiasakan sholat subuh, jika saya belum juga terbangun, dia menggendong saya dibelakangnya untuk turun mengambil air wudhu walau mata ini masih tertutup,,,hal ini terus dilakukannya hingga saya berumur 10 tahun dan ajal beliau memisahkan kami. Jika menjelang maghrib, bertiga kami mengendarai motor ke Masjid Jami' Tolitoli untuk melakukan sholat berjamaah sampai waktu Isya...

Buku cerita yang biasanya dan tak bosannya kami baca berdua adalah Cerita rakyat "Raden Cupak dan Raden Gurantang"...saya berniat mencari buku ini...

Aji juga seorang seniman yang hebat, beliau pandai menyanyikan beberapa solmisasi dan mengajarkannya pada saya,,,lagu yang paling saya ingat adalah "bermain layang-layang". Beliau mengajarkan saya walaupun hanya dengan sebuah piano mainan yang kecil. Disamping itu, beliau pandai melukis seekor burung nuri dan mewarnainya untukku. Juga seorang arsitek yang handal, dengan hanya melihat bentuk plafon di rumah seorang kerabat yang indah dan dalam kategori sukar serta mahal dalam pembuatannya, beliau mampu mengerjakannya untuk rumah kami yang di kota. Jangan ditanya mengenai arsitektur rumah di Lingadan, kalau diingat-ingat kembali, beliau lebih sering dan lebih senang memperbaiki atau menambah ornamen pada rumah di Lingadan yang kemudian menjadi tempat beliau menghembuskan nafas terakhirnya.

Pernah sekali waktu ada tugas IPS dari sekolah yang jawabannya ada di "Buku Pintar". Saya ke toko buku "Suka Ria", satu-satunya toko buku di Tolitoli pada waktu itu, dan melihat buku itu sangat tebal untuk ukuran anak SD seperti saya, saya menanyakan harganya, benar saja, harganya cukup mahal.
Kukayuh sepedaku kembali ke rumah, saya sampaikan ke Aji bahwa saya sangat menginginkan buku itu sambil menangis, walaupun sebenarnya jawaban tugas bisa dicari pada teman-teman lain.
Di beranda depan rumah, selalu tersedia 2 kursi, satu untuk Mama dan satunya lagi untuk Aji dan saya, saya selalu dipangkunya...tiba-tiba dia menunjuk buah cokelat hasil petikannya sendiri yang sedang dijemur, katanya : "Lin, coba ki periksa itu cokelat, kering mi kah?". Sayapun turun dari pangkuannya dan memeriksa cokelat itu, ternyata masih agak basah, mungkin masih dibutuhkan sehari dua hari lagi untuk dapat menjualnya dengan harga tinggi. Beliau langsung berkata : "Ambil karung di dalam rumah, mari kita pergi jual cokelat itu", saya pun nurut dan setengah berlari masuk ke dalam rumah mencari karung yang agak kecil karena cokelatnya cuma sedikit. Beliau membonceng saya ke toko jual beli hasil bumi langganannya, karena cokelat itu belum terlalu kering, maka dihargai dengan harga di bawah sehingga hasilnya tidak seberapa. Di perjalanan pulang dari toko itu, Beliau membelokkan motornya ke toko buku, dan membelikan "Buku Pintar" itu buat saya,,,setelah dewasa, saya baru saja menyadari bahwa pada waktu itu memang orang tua saya sedang tidak mempunyai uang, dan sangat salut dengan beliau pada saat saya meminta buku itu dengan agak memaksa, beliau tidak langsung marah berkata terus terang bahwa tidak ada uang melainkan hanya diam dan mengelus kepala saya,,,,,

Saat ini hampir 2/3 hidup saya tanpa Aji, namun hidup di 1/3 hidup saya yang pertama sejak jadi khalifah di bumi merupakan masa saya dibekali ilmu sebagai pondasi bangunan yang seharusnya saat ini di atasnya sudah terbangun bangunan megah dengan tiang-tiang kokoh. Bukan salah pondasinya jikalau sekarang bangunan diatasnya adalah suatu gubuk reot tanpa tiang, pondasi itu tetap ada,,,dan bangunan megah itu akan ada insya Allah...

Anak perempuan sepuluh tahun yang mengayuh sepedanya ke sekolah tadi, tak pernah tahu sebelumnya kalau itu merupakan hari terakhir ia diberi ciuman di ubun-ubun oleh lelaki pertama yang dikenalnya di bumi ini...
Dia hanya mampu mengirim doa :
Ampuni segala dosanya, terima segala amal ibadahnya, hindarkan dari siksa kubur, hindarkan dari siksa api nerakaMu ya Rabb,,,Amin

Selasa, 01 September 2009

this I promise u....

When the visions around you, bring tears to your eyes
And all that surrounds you, are secrets and lies
I’ll be your strength, I’ll give you hope
keeping your faith when it’s gone
The one you should call, we’re standing here all along
chorus:
And I will take, you in my arms, and hold you right where you belong
‘Till the day my life is through, this I promise you
This I promise you
I’ve loved you forever, in lifetimes before
And I promise you never, will you hurt anymore
I give you my word, I give you my heart
This is a battle we’ve won
And with this now forever has now begun
Just close your eyes, each loving day
And know this feeling won’t go away, nooo
‘Till the day my life is through, this I promise you
This I promise you
Over and over I fall, when I hear you call
Without you in my life baby
I just wouldn’t be living at all
Chorus:
And I will take, (I will take you in my arms), you in my arms
And hold you right where you belong (right where you belong)
‘Till the day my life is through, this I promise you babe
Just close your eyes, each loving day(each loving day)
And know this feeling won’t go away, (no)
Every word I say is true, this I promise you
Every word I say is true, this I promise you
Ooooooooh I promise you


berharap seseorang kan menyanyikan lagu ini pada saat itu tiba,,,diiringi piano,,,
hm,,,kado terindah

facebook vs materi pembidangan

whoaaaahhhhhh,,,,ntah apa yang menjadi alasan pihak HRD PLN bagi2in laptop ma siswa diklatnya yak????ma modem pula!!! alhasil selama materi semuanya pada fesbukan ^_*,,,termasuk dirikuw ini.hm,maapkan gw bapak pemateri, bukannya gak mau merhatiin, tp godaan buat internetan gede bgt, fasilitas lengkap pula,,,,cek status di "home",ternyata teman2 angkatan gw yang berada di semarang,TMII dan suralaya ternyata melakukan hal yang sama. ketauan pak harry gimana dunk????

oiya, kemaren kan wifi mati,modem belum disetting...materi pertama instalasi ketenagalistrikan berhasil menjadi materi pertama dan mungkin materi terakhir yg akan gw perhatiin,

dan hari ini....bpk pemateri yang membawakan study kelayakan,lagi lagi dan lagi terus aja cuap2 di depan kelas dan gak terpengaruh ma sikon kelas.anak2 pada rajin ngetik (chatting), eh,gak ding, ada jg yang sok2 merhatiin,angguk2 gitu....tak tahunya gi molor,,,,huuuuuu sama aja kali!!!!

K.H. Ahmad Dahlan I, udiklat cibogo
shaft 3 banjar 3 (2 shaft depan gw pada sibuk depan layar masing2)

Minggu, 16 Agustus 2009

TABLE MANNER????

whoaaaaa.....
setiap perpindahan tempat,berbaris mbil nyanyi,,,,lagunya yg itu2 pula.sepertinya akan menjadi hari2 yg membosankan...10hr di Kopassus napa yah belum ada kekompakan, teman2 sependeritaan dan sebahagiaan, ayoooo doooong, jiwa korsa nya mana? tunjukkan pada mereka kalo angkatan 14 tuh punya jiwa KORSA yang tinggi,,,,yayayayaya,we'll see then
eniwei,
makan malam yg mencekam, sungguh,,,
piring harus berbaris rapi, sendok garpu disebelah kanan dlm keadaan telungkup,gelas di sebelah kanan. dah gitu pake komando2 "duduk siap",berdoa jg harus sama2.....dan......pada saat makan gak boleh ada suara2 sendok dan piring,duduk harus tetap tegap.....TIDAAAAAAAK,,,,,
gimana caranya makan model begituan kalu lauknya ikan LELE goreng?????

huph,jd kangen makan di lesehan....pake tangan,keringatan,angkat kaki.....

Jumat, 14 Agustus 2009

it's a new life, it's a new world

LAPOR!!!!SISWA SISWI PLN ANGKATAN 14 JUMLAH SISWA 146 ORANG SIAP MELAKSANAKAN PELATIHAN SIKAP MENTAL DISIPLIN

langkahkan kaki tak perlu bimbang
kobarkan semangatmu
walau rintangan terus menghadang
PLN pantang mundur

jangan tanyakan apa yang telah negara berikan kepadamu
tapi tanyakan apa yang telah kau berikan kepada bangsamu
tunjukkan baktimu jiwa dan ragamu
demi bumi negara kita
23 almamaterku 23 kebanggaanku.....

BATALYON 23 GROUP-2 KOPASSUS
03 Agustus 2009
Komandan Latihan : Lettu Inf. Devy Kristiono
Komandan Kompi : Sertu Aoelin
Komandan Pleton : Serda Erik Prahasta
Bintara Pleton : Kopda Joko Warsono

hihihi,,,seru jg pelatihan ini,,,,thanks God for everything,,,,kurang lebih 12hari di sana ternyata akan cukup tuk dijadikan kisah klasik tuk masa depan: tidur di Barak (tenda),antara mandi dan gak mandi,baris berbaris,merayap,lari,navigasi darat,pioneer,nubika,keslap,mountenaring (ini nih yang bikin lutut ini serasa lepas,,,,baru mpe di tangga dah gak bsa gerak2,tp demi raftling dan melucur like flying fox dan kepandaian para pelatih merayu serta keinginan kuat tuk bebas lepas dari fobia ini,akhirnya teriakan aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa keluar jg!!!!hebat y gw?).eh iya, ada jg long march,kirain rutenya panjang gimanaaaa gitu,,,tw nya 7kiloan doank,itu mah keciiiiiil. trus ada jurit malam,tidak TAKUT ^_^....

14 Agustus 2009
Here I am now,,,udiklat CIBOGO.masih berusaha adaptasi,,,bersama Tia org Padang dan Ineu dr Kuningan,,,,

miss makassar.....


Segini dlu ya laporannya,ntar deh di sambung lg

Rabu, 13 Mei 2009

de javu???

kemaren, terasa seperti kembali pada waktu setahun yang lalu....pagi2 gw bangun, sama persis dengan kejadian itu, tergesa2 cuz pengen ngikutin psikotes di Mawang. cuman taon ini gw dengan teman2 yang baru.berangkat bersama Dhani,,,setaon yang lalu gw dengan si iyonk,lewat di jalan yang sama pula,jd ingat dia....tp, apa dia jg ingat gw?entahlah...
back to topik yew,sampe di mawang, eh petugas di sana masih yang itu2 jg,mulai dari security,penjaga ruang makannya mpe pada penjaga koperasinya....hari yang melelahkan i think, tp mudah2n hasilnya nggak bakalan sama dengan taon lalu yew...
Jika ini merupakan pintu rejeki yang Kau bukakan untukku Ya Allah,,,maka mudahkanlah aku dalam meraihnya serta tetapkan diriku di jalanMu.